Sabtu, 17 Maret 2012

Juni, Honorer K1 Jadi CPNS

NUSANTARA - SULSEL
Kamis, 08 Maret 2012 , 02:49:00

MAKASSAR - Pegawai Tidak Tetap atau honorer yang masuk kategori 1 (dibiayai APBN dan APBD) kemungkinan besar akan terangkat sebagai CPNS antara Juni hingga Juli mendatang. Itu jika Peraturan Pemerintah (PP) akan turun antara Maret atau April ini. Khusus honorer kategori 2 (tidak dibiayai APBN/APBD), mereka masih harus menjalani ujian.
   
Untuk ujian honorer K2, Unhas yang telah melakukan penandatanganan MoU dengan Badan Kepegawaian Nasional (BKN) akan menjadi pembuat soalnya.
   
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulsel, Andi Murni Amien Situru dalam ekspose program kerja SKPD di kantor gubernur, Rabu, 7 Maret mengatakan, K1 yang rampung pengurusannya Juni atau Juli akan dilanjutkan dengan pengangkatan K2. Hanya saja, untuk K2, harus ujian lagi.
   
"Tapi soalnya tidak sama seperti seleksi umum CPNS. Katanya soalnya lebih mudah. Tapi belum ada gambaran soal materi. Tapi pengetahuan umum, Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, dan Kewarganegaraan pasti menjadi materi," katanya.
   
Meski tak menyebut secara langsung Unhas, namun seperti ditegaskan Murni, pembuat soal adalah 10 perguruan tinggi negeri yang sudah membuat MoU dengan BKN. "Kalau Unhas ditunjuk, ya mereka atau PTN lain," katanya.
   
K2 sendiri hanya diberi kesempatan sekali untuk menjadi CPNS lewat ujian. Kalau tidak lulus, mereka yang usianya masih memenuhi persyaratan masih bisa mendaftar di seleksi CPNS umum. Namun yang sudah tidak memenuhi syarat, atau yang masih ingin menjadi PTT.
   
"Kalau lulus jadi CPNS, tapi kalau tidak, masih bisa diperpanjang PTT," jelas Murni.
   
Tahun ini, untuk seleksi CPNS umum, Murni mengatakan kecil peluangnya. Alasannya, ada tujuh persyaratan yang mesti dipenuhi, termasuk analisis kebutuhan pegawai. "Itu harus selesai Desember 2012. Jadi penerimaan di 2013. Kalau tahun ini, kelihatannya tidak ada," kata Murni. (amr/pap)

RELATED NEWS








Komentar (27)

Nama :
Email :
Komentar :

  1. 17.03.2012,
    11:25
    putri
    kesalahan dalam penerimaan PTT di masing-masing daerah.Akhirnya carut marut kayak gini.Tuntaskan PTT yang terlanjur ini dan setelah ini HAPUS.
  2. 16.03.2012,
    00:28
    sumiati
    keadilan bkn hanya di atas meja,keadilan bs kita rasakan dari dlm diri kita sendiri.saya sadar kalau TMT saya 01-09-2004 tentunya saya menyadari bahwa k1 jd prioritas pertama & k2 prioritas kedua.karena dlm segi data apapun saya kalah lengkap dngn k1.tp saya mohon bpk' yg diatas kami juga butuh hidup.... From mobile
  3. 15.03.2012,
    20:26
    wong tani
    pemerintah jangan takut didemo k1,k2 ,k3 atau k k k yang lain kalau ingin reformasi birokrasi berjalan baik lakukanlah yang terbaik menurut pemerintah jangan takut tekanan demo KEKUATAN TERBESAR DINEGERI INI ADALAH PETANI kalau masih seperti ini kapan anak PAK TANI bisa jadi PNS karena temanya PAK TANI HANYA CANGKUL DAN SABIT
  4. 15.03.2012,
    14:01
    pp honorer keluar pertengahan maret atau bulan april justru yang keluar pp Kenaikan BBM yang jelas P
    Teragis Buat Honorer,hati hati dengan dalih Tdk Anggaran akibat harga minyak dunia naik,Honorer di pending lagi,hingga api dalam sekam membara...
  5. 15.03.2012,
    13:30
    Jangan mau di politik devide et impera
    K2 akan memaklumi K1 bila di angkat CPNS terlebih dahulu,karena melihat dari sejarah, saat ini waspadai politik devide et impera,dan politik tar,
  6. 15.03.2012,
    13:11
    Jangan mengejar janji yang belum pasti
    saat ini kita harus bersatu k1 dan k2,jangan terkecoh dengan retorika politik dan dokrin,yg jelas BBM mau naik(neraka hidup K1
  7. 13.03.2012,
    22:05
    aida
    wah!k1 siluman?mana bisa? Kan data dr thn 05 pe 10 ap bisa direkayasa?kan it udah pasti pada berubah pemerintahanny.misal yg dpt honor apbd,kn hrs puny SK BUPATI mulai 05 pe skrg.SK kn cuma 1,honda cuma dpt fotocopy aj.kalo mau rekayasa kn pasti ketauan.apalagi yg dpt honor APBD.wah mana bisa it?dverifikasiny hrs bw ASLI SEMUA lo@
    JADI BUAT TEMAN2 JANGAN ASAL BICARA YA KALO GAK TAU REALITANY.KALO EMANG ANDA ADA BUKTI K1 YG LULUS VERIFIKASI ITU SILUMAN N MEREKAYASA SEGERA LAPOR KE BKN.JANGAN ASAL NUDUH AJA.AQ INSYA ALLOH MASUK K1.AQ CUMA ANAK PENJUAL BAYAM DI PASAR.AQ TAK KENAL DENGAN PEJABAT SAMA SEKALI.TAK AD JALAN,BIAYA JUGA NIAT BAGIKU NTK BELI KURSI CPNS.KARENA IT sama dg BELI NERAKA. From mobile
  8. 13.03.2012,
    18:18
    Nhangoei
    Saya honorer 67 itu mudah2an saya aman2 aja. saya sudah 11 thn mengabdi di Pemerintahan Bro....
  9. 13.03.2012,
    00:53
    malaikat honorer
    Tentu beda om k1 dan k2, kalo k1 data nya jelas di bkd. Itu karena gaji bisa dilihat dari realisasi apbd utk gaji honorer di masing2 daerah. Kalo k2 memang wajib tes,karena keberadaan mereka pemda tidak mempunyai data yg cukup. Jadi maaf saja kalo k2 harus tes, untuk menjaring siluman buntung yang nyisip From mobile
  10. 12.03.2012,
    13:19
    katrok
    NGAPUSIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIII IIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIII
  11. 11.03.2012,
    13:30
    AiDA
    Sekedar usul boleh dong!ntk K1 kn udah verifikasi data dr 152ribuan jadi 67ribuan. Gimana kalo yg K2 itu sebelum dites diverifikasi dulu?jadi nanti hanya yg benar2 berhaklah yg pantes diangkat.kan bisa saja dari 600ribuan data yg masuk setelah diverifikasi tinggal 30% nya saja kan gak perlu dites.setidakny sudah hemat duit negara and teman2 K2 punya hak yg sama dengan K1.bila tes dulu baru verifikasi itu sangat rawan dengan JUAL KURSI CPNS walaupun itu cuma lewat jalur HONORER. Ingat teman2,ntk K1 dengan SK BUPATI atoupun PUSAT it sulit direkayasa.tp,ntk K2 yg non APBD APBN sangat mudah.coba aj pikir bila TTL th 2007 sudah punya SK kepala sekolah th 2005.mungkin ndak?pdhal wkt it blm lulus SMA?
    JD VERIFIKASI DULU BARU TES!OK?
    TUNTASKAN MASALAH HONORER DEMI DAN DENGAN KEADILAN. From mobile
  12. 11.03.2012,
    08:40
    andi LSM SDM
    Seharusnya tanpa tes,pakai peringkat umur,masakerja dan yang masih muda tetap direncanakan diangkat bertahaapppp,dan pakai regulasi jelas/adil
  13. 10.03.2012,
    23:50
    romero
    kenapa masih ada tes?kenapa harus ada perbedaan antara K1 dan K2?belum tentu kinerja K1 lebih baik dari K2. Lebih baik sama-sama tidak pakai tes.
  14. 10.03.2012,
    19:31
    pro tes
    Reformasi birokrasi tapi ironisnya menerima CPNS tanpa melalui tes, yaitu Honorer Kategori I yg cuma pemberkasan doank tanpa tes.
  15. 10.03.2012,
    18:48
    honor pasrah
    sahih-sahihan? K1 apa K2 sama saja ada unsur sesuatunya. secara berkas >5th masih utuh dan komplit?
    Legalitas yang jadi Juara!
  16. 10.03.2012,
    10:31
    isenk
    honrer yg ada cm honorer trcecer yg tdk msuk datata base yg dknal dg K1. Stlah Th 2005 pmrintah tdak ada lg mengangkat tnaga honorer, klaupn ada itu dilakukan scara diam2 alias honorer siluman.. Jd yg K2 tdk ada yg bkrja dbwah dri 2005 kcuali kl dia swasta atau mmanipulasi data. From mobile
  17. 09.03.2012,
    13:31
    jamda
    agar benar-benar sebaiknya semua calon pns harus mengikuti testing untuk menghindari manipulasi data honorer,
  18. 08.03.2012,
    21:48
    tes idealnya
    Honorer K1 atau K2 mestinya di tes, biar adil dan kompetitif. Masak cuma pelamar umum doank yg dites dg adil dan bersaing sehat?
  19. 08.03.2012,
    21:21
    sastrongapin joyonegoro
    YANG DIANGKAT JANGAN MELALUI TES SAJA DONG,CARI YANG BERPRESTASI SUPAYA GENERASI YANG AKAN SEMAKIN BAIK DENGAN PNS YANG PENUH PRESTASI
  20. 08.03.2012,
    20:24
    POPONG
    USUL PAK MENPAN GUMANA KLO YG DIANGKAT HONORER K1 AJA PAK.YG K2 GAK USAH.MENDING ANGGARANNYA BUAT ORANG MISKIN AJA.BIAR MERATA ANGGARAN NEGARA.GIMANA....
  21. 08.03.2012,
    16:04
    nganjuk
    wahai saudaraku tidak usah berdebat sendiri, kita patuhi saja aturan yang sudah ada .... hiraukan saja orang yang iri dan selalu bikin provokasi.
  22. 08.03.2012,
    14:52
    K1
    K1 ITU HONORER YANG TERCECER BUKAN YANG SEHARUSNYA SUDAH DIANGKAT BEBERAPA TAHUN YANG LALU. INI SIFATNYA PENYELESAIAN. TIDAK SAMA DENGAN K2
  23. 08.03.2012,
    14:27
    jk
    K1 dan K2 tes semua. . .biar adil.toh meraka sama-sama honorer beda pada APBD dan non APBD.
  24. 08.03.2012,
    12:22
    haa
    K1 siluman . . .
  25. 08.03.2012,
    09:59
    guruADAM
    Semoga saja imformasi ini menjadi kenyataan dan cepat2 diselesaikan masalah honorer K1,dan selanjitnya K2
  26. 08.03.2012,
    08:19
    ahmad styoko
    semoga bukan isu pengalihan kenaikan BBM, akan tetapi 70% sisa honorer apa akan jadi honorer seumur hidup??! From mobile
  27. 08.03.2012,
    08:08
    Alhamdulilah
    saya prajurit 67 telah menunggu 5 tahun, mendapat angin surga kembali! semoga ini yang menjadi kenyataan dan kepastian,dan bukan dokrin retorika

Advertisement

 


Dahlan Iskan
Saatnya Putra Petir Harus Melawan


   

Advertisement


Suryadharma Ali
MTQ di Ambon jadi Tonggak Sejarah Ker ...



Don Kardono
Keren, FB Sponsori Persija


 
 

Advertisement



Advertisement



 

Jumat, 16 Maret 2012

Juni, Pemberkasan Honorer Menjadi CPNS



 
NASIONAL - HUMANIORA
Jum'at, 02 Maret 2012 , 16:19:00

JAKARTA - Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi menargetkan, mulai Juni mendatang sudah dilakukan pemberkasan terhadap honorer tertinggal menjadi CPNS. Tiga bulan yang tersisa ini digunakan pemerintah untuk menyelesaikan verifikasi dan validasi ulang. Di samping menunggu hasil penataan kepegawaian (redistribusi pegawai). Demikian dikatakan Asisten Deputi SDM bidang Aparatur Kementerian PAN&RB Nurhayati yang dihubungi, Jumat (2/3).

"Kalau nanti PP Honorer Tertinggal terbit bulan ini, langkah selanjutnya adalah pemberkasan. Namun sebelum itu daerah harus memasukkan dulu data kepegawaian serta redistribusi pegawainya. Jika tidak, nanti honorer yang diangkat CPNS mau ditaruh di mana," ujarnya.

Penyusunan redistribusi pegawai ini penting sekali. Dari situ akan dilihat, mana daerah yang kekurangan dan mana kelebihan. Dia mencontohkan DKI Jakarta yang menolak menerima CPNS dari honorer ataupun dari lainnya. Sebab, jumlah pegawainya sudah berlebih.

"Kalau redistribusi belum ada, kita akan kesulitan menempatkan honorer tertinggal kategori I. Dikhawatirkan, akan terjadi penumpukan di satu instansi," ucapnya.

Jika sudah selesai, pemberkasan CPNS akan dilakukan Badan Kepegawaian Negara (BKN). Dia menyatakan, dari 67 ribu honorer tertinggal kategori I, pemberkasannya tidak akan serentak. Sebab, tergantung dari cepat lambatnya daerah menyelesaikan pemetaan pegawainya.

"Kalau cepat, pemberkasannya lebih cepat juga. Yang jelas, kita targetkan akhir Desember semua honorer tertinggal kategori I sudah selesai pemberkasannya," tandasnya. (esy/jpnn)

RELATED NEWS




Minggu, 01 Januari 2012

doa betah melek

قل من يكلؤكم بالليل و النهارمن الرحمن بل هم عن ذكر ربهم معرضون

 كيفية : دي بجا  ٢١كالى ككواتان ساتوا هاري  أفابلا مليك يا ماوو دي تامباه ساتو هاري  ماكا دي تامباه ٢١كالى لاكي دان سيتيرسيا
 jika kamu ingin mengamalkan do'a di atas tolong di harapkan jangan di buat sembarangan ,karena Allah akan Mengazab orang-orang yang menyalagunakan do'a ini, coba minta bimbingan para kyai yang faham tentang amalan ini biar tambah barokahnya

Ilmu Sejati Kurniandiko

ilmu, Shaykh Dr. Abdalqadir as-Sufi
* Ini adalah photo dari Shaykh Dr Abdalqadir as-Sufi al-Murabit ad-Darqawi yang merupakan Shaykh zaman ini (Shyakh of Instruction) dari tarekat syadzilliya-darqawiya, beliau adalah berkebangsaan skotlandia dan mempunyai murid-murid dari seluruh dunia termasuk kami dari nusantara (indonesia), beliau yang memberikan pengajaran penjelasan mendalam tentang islam hari ini yang berkaitan dengan dinar-dirham, riba, muamalat, sejarah, ekonomi, tassawuf, aml-madinah, sultanniya, amirat, pasar, tassawuf, war of terrorism, what is islamic banking, fiskal state, demokrasi, shalawat, diwan, burdha, hadra, al-hikam, mathnawi dan banyak lagi hal lainnya. seorang yang kamu tidak bertemu dengannya tanpa ijin Allah. beruntunglah orang-orang yang pernah bertemu dan menjadi muridnya. carilah guru sejati.
—————————————————————————————————————-
sebuah cuplikan tulisan yang saya ambil dari buku Heiddeger for Muslim, Sisi Gelap Dari Renaisans yang di tulis dengan brillian dan jelas oleh dua intelektual muslim eropa berkebangsaan inggris dan spanyol , yaitu Abdalhaqq Bewley dan Umar Vadillo yang merupakan juga fuqara dari Shaykh Dr. Abdalqadir as-Sufi, terimkasih untuk sidi zaim saidi yang telah mencetak buku ini. Saya berharap buku tersebut dibaca oleh kaum muda di universitas di nusantara, agar mengerti apa yang terjadi tentang apa yang kita sebut sekolah dan metodologi ilmu yang telah membuat kegelapan di abad ini.
buku ini sangat penting dibaca dan diketahui serta dimengerti tentang suatu apa yang kita sebut orang berilmu atau mencari ilmu dalam kenyataan kehidupan kita sebagai muslim dan umat manusia, silahkan simak jangan ragu untuk berubah! mari kita mulai. ilmu sejati akan mencapai kebenaran sejati! ilmu sejati menjadi penerang di jaman yang gelap. (bandung, gerimis, 8 december 2007, menjelang reuni akbar 60 tahun FSRD ITB)
KEMBALINYA PENGETAHUAN SEJATI
Qul huwa’llahu ahad, Allahu’s-Samad
Katakanlah: Dia Allah, Satu. Allah, Tempat Bergantung semua makhluk.
Pemahaman Tawhid
Di luar Al-Fatihah ayat-ayat dari Surat Al Ikhlas di atas boleh jadi merupakan ayat di dalam Al Qur’an yang paling sering dibaca dan diulang-ulang. Nabi Muhammmad, salallahu alaihi wassalam (saw), menyatakan bahwa sepertiga bagian dari Qur’an diperuntukkan bagi tawhid – pengetahuan tentang keesaan – dan bahwa seluruh tawhid terkandung dalam Surat Al-Ikhlas, yang sebagian telah dikutip pada permulaan tulisan ini. Ilmu tawhid merupakan unsur inti semua wahyu ilahi. Inilah yang dibawa oleh semua nabi kepada umat mereka masing-masing. Kemampuan untuk memahaminya menjadi ciri pembeda manusia dari semua makhluk lain.
Katakanlah: Dia Allah, Satu. Ada dua kata dalam bahasa Arab yang mengacu pada makna “satu”: ahad dan wahid. Wahid merupakan satu bilangan aritmatika, satu sebagai angka pertama dalam barisan bilangan, satu yang berlanjut menjadi dua, tiga, empat dan seterusnya. Satu sebagai lawan dari semua lambang bilangan. Sehingga Allah berkali-kali berfirman dalam Qur’an, Ilahukum ilahun wahid (Tuhanmu ialah Tuhan yang Satu) sebagai lawan dari dua atau lebih tuhan.
Tetapi, makna satu yang diungkapkan dengan ahad tidak seperti itu. Kata ahad menunjukkan arti sejenis kesatuan yang mengakui tidak adanya kemunginkan yang lain bersamanya. Dengan satu pada ahad tidak terdapat kemungkinan keduaan. Inilah “ketunggalan mutlak” dari pakar fisika atom yang menghalangi kemungkinan eksistensi apa pun yang lain bersamanya. Hal ini menunjukkan kesatuan mutlak, yang tidak dapat disisipi, bersifat transenden, dan tidak terdekati dari Allah, yang tidak ada apa pun yang lain yang menyerikatinya (berasosiasi) dengan cara apa pun.
Jika Allah berhenti di sini sudah tidak akan ada peluang bagi eksistensi apa pun yang bukan Dia dalam esensinya yang sangat halus dan tidak dapat diketahui. Tetapi Dia membuka pintu bagi segala kekayaan tanpa batas dalam kekuasaan kreatif-Nya dengan firmannya, Allahu’s-Shamad. Nama as-Shamad sangat sulit diterjemahkan dengan tepat. Dengan kata ini menunjukkan bahwa Ketunggalan Mutlak yang transenden yang membuat segalanya ada dan menyediakan dukungan dan pelestarian kepada semua itu di setiap waktu, bahwa pada-Nya semua eksistensi sepenuhnya dan secara terus-menerus bergantung, agar bisa tetap ada.
Kita akan sulit untuk memahaminya, mengasimilasi secara pasti apa yang dimaksudkannya, dan memahami implikasinya bagi kita sebagai manusia yang duduk di ruangan ini, kalau hanya dikemukakan dengan cara ini. Tetapi di dalam seluruh lembaran Kitab-Nya, Allah memberi kita aneka contoh, menunjuki kita pelbagai cara, jauh dari konsep intelektual yang mengawang; ketunggalan-Nya diperlihatkan kepada kita di setiap saat. Dia membuat jelas bagi kita bahwa Dia terlibat langsung di dalam semua yang terjadi di dunia ini. Dia mengirim air hujan dari langit, Dia menumbuhkan tetanaman dari bumi, Dia membentuk diri kita dan mengeluarkan kita dari rahim ibu kita, Dia menahan burung-burung di udara. Segala yang terjadi, semua yang kita lakukan, disebabkan langsung oleh-Nya. Tidak ada kehidupan, tidak ada kekuatan kecuali oleh-Nya. Hal ini jelas tersurat dalam ayat-ayat Qur’an. Dengan cara inilah eksistensi berlangsung. Inilah inti ajaran Dien Allah. Hanya ada satu yang terjadi dalam eksistensi dan itulah Perbuatan Allah pada segenap tempat pada setiap saat.
Ada bahaya yang mengancam baik bagi kaum Muslim dan non-Muslim untuk melabeli gambaran di atas sebagai “konsep Islami tentang ketunggalan” atau yang semacam itu. Qur’an merupakan gambaran Eksistensi sebagaimana adanya. Tidak ada dua realitas, yang ada hanya satu dan ini sama untuk semua manusia. Pemahaman tentang eksistensi inilah yang menjadi inti sejati semua agama dan tradisi-tradisi filosofis yang benar – yang selalu sekaligus menjadi titik awal dan tujuan pengetahuan manusia.
Penulis merasa sangat yakin bahwa semua manusia nyaris secara lengkap telah terputus dari akses atas pemahaman akan eksistensi semacam ini. Manusia saat ini berada pada titik sejarah mereka, sementara mereka memiliki segalanya sambil pada saat yang sama telah kehilangan kapasitas untuk memahami tawhid dengan cara yang benar, meskipun sebetulnya kita mempunyai kapasitas untuk memahami Ketunggalan Ilahi yang membuat seorang manusia menjadi manusia dalam arti yang sesunguhnya. Dengan kata lain, apa yang ingin penulis katakan ialah bahwa semua maksud dan tujuan manusia telah kehilangan kontak dengan hakikat yang memberi mereka tujuan dan pemenuhan diri sebagai manusia.
Jauh dari evolusi menjadi spesies yang lebih tinggi, kita sebagai manusia telah mengalami devolusi sampai pada titik yang membuat kita sedang tergelincir atau telah tergelincir dari sesuatu pegangan pokok yang membuat kita adalah manusia. Penulis menyadari bahwa pernyataan ini agak ekstrim tetapi penulis akan mencoba untuk memperlihatkan bagaimana status yang menghkawatirkan ini telah menjelma dan, Insya Allah, menunjukkan satu jalan untuk lepas darinya.
Pencerahan: Pudarnya Kebenaran Ilahi
Pertama-tama, perlu dikatakan bahwa, meski sejak semula sudah mengandung cacat fatal dalam pemikiran teologi Kristiani, dasar perspektif intelektual Eropa, sebagian terjadi dalam regenerasinya akibat pengenalan gagasan-gagasan metafisika Yunani di abad ke-tiga, dan sebagian lagi melalui pengandalan pada pengetahuan berdasar wahyu, mencerminkan cara pandang eksistensi Unitarian (keesaan, peny.) yang telah kami jelaskan garis besarnya di atas, yang berlanjut terus menjadi apa yang kita kenal sebagai Abad Pertengahan. Tradisi klasik filosofi Yunani Kuno diharmonisasikan dengan pengetahuan yang didapat sedikit dari Kitab Injil menjadi sebuah sintesis yang dikenal dengan nama aliran pemikiran scholasticism, dengan satu eksponen terbesarnya adalah Thomas Aquinas.
Menurut pemikiran skolastik semua benda berasal dari Tuhan; dan Tuhan bukan hanya menjadi dasar dari keberadaan mereka tetapi juga Kebaikan tertinggi yang dengan-Nya semua hendak disatukan kembali. Tuhan menciptakan dunia ini agar Dia mampu mengenal Diri dengan lebih lengkap. Tuhan tidak hanya menciptakan tetapi secara terus-menerus melestarikan dan menata-praja (govern) dunia baik secara langsung dengan hukum-hukum abadi maupun secara tidak langsung melalui kekuatan para malaikat. Pada semua makhluk Dia telah memberikan satu “fitrah” atau “bentuk” dalam kebajikan yang mereka perlukan agar mereka dapat menjadi seperti mereka dan mencari apa yang sesuai untuk mereka. Manusia berbeda dari makhluk lain karena dialah satu-satunya yang memiliki ambisi spiritual untuk mengetahui Tuhan dan di sinilah terletak satu-satunya pemenuhan diri, tetapi dia juga dapat baik memilih maupun mengingkari peluang agung ini. Manusia menurut fitrahnya yang paling dasar berorientasi pada dunia adikodrati (supernatural); dia diciptakan untuk memiliki pengetahuan tentang Tuhan.
Dari ringkasan pendek perspektif skolastik ini korespondensi dasar dengan tawhid sejati mestinya terlihat jelas. Bukannya lalu tidak ada perbedaan di antara keduanya. Jelas sangat ada perselisihan pendapat yang mendalam dan tidak bisa diakurkan dari keduanya, dan bahkan sampai tingkat tertentu merupakan kontradiksi, anomali dan kekakuan yang melekat pada pemikiran skolastik, yang membuka peluang dan mendorong untuk perkembangannya lebih lanjut. Tetapi tidak diragukan bahwa pandangan dasar dunia dan pendekatan fundamental terhadap eksistensi dalam ajaran keesaan sejati sama dengan scholasticism abad pertengahan.
Kemudian datang Francis Bacon (dan penulis tidak maksudkan seperti [bacon, sejenis sosis yang terbuat dari daging babi, peny.] yang anda makan, walaupun yang penulis maksudkan ini sama sangat berbahayanya terhadap kesehatan spiritual umat manusia). Hal ini bukan berarti bahwa Bacon seorang diri yang mengubah cara pandang orang terhadap eksistensi, tetapi dalam setiap gerakan intelektual tentu ada pihak yang melambangkan dan mengungkapkannya; dan Francis Bacon sudah barang tentu adalah orang yang berperan khusus dan berarti dalam pengubahan perspektif manusia yang terjadi pada masa yang, menurut istilah sejarah, disebut sebagai Renaissance atau Pencerahan ini.
Sebelum masa ini kebenaran sebuah proposisi apa pun terletak pada apakah pernyataan tersebut sesuai atau tidak dengan data yang diberikan oleh kewenangan ilahi. Namun, sejak saat [Pencerahan] itu dan masa seterusnya ukuran kebenaran ialah apakah sebuah proposisi sesuai dengan nalar manusia atau tidak. Sebelum Renaissance manusia tidak menaruh kepedulian terhadap hal-hal di dalam diri mereka sendiri dan diri-pribadi individual maupun perilaku tetapi hanya terhadap cara mereka berhubungan dengan Keberadaan Total. Pada saat Renaissance manusia mulai mengingini satu orientasi baru terhadap kehidupan dan yang melibatkan mereka pada cara analisis dan penguasaan atas benda-benda yang sebelumnya tak pernah terpikirkan. Sebagaimana Bacon mengatakan:
“Oleh karena itu mereka yang menentukan tidak main terka dan main tebak tetapi menemukan dan mengetahui, tidak mengarang fabel-fabel dan cerita roman tentang dunia, tetapi memandang ke dalam dan membedah tabiat dunia nyata ini, harus berkonsultasi hanya pada benda-benda itu sendiri.”
Mungkin anda mengatakan hal ini sebagai sentimen-sentimen yang layak dikagumi, tetapi tunggu dan lihatlah apa implikasinya. Dunia nyata bagi manusia pra-Renaissance merupakan kenyataan kekuasaan ilahi. Dunia nyata Bacon merupakan kenyataan terbatas cerapan inderawi. Bagi Bacon, dan mereka yang mengekor di belakangnya, kebenaran menjadi semakin berarti kebenaran ilmiah. Lambat laun kebenaran ilmiah menjadi satu-satunya kebenaran yang sahih. Kebenaran metafisik , yang kadang kala tampak ganjil dengan pemahaman ilmiah yang terbatas, menjadi kian terpinggirkan dan akhirnya diabaikan sama sekali. Apa yang benar dalam tradisi abad Pertengahan semakin lama semakin ditolak.
Eksistensi, yang semula dianggap sebagai satu kesatuan, sebagai satu totalitas antara matra-matra spiritual dan material yang saling susup di antaranya, menjadi bercabang dua. Sejak saat ini ada kebenaran agama dan kebenaran sains, yang berada dalam dua ranah yang terpisah. Dan, jelas, bahwa keinginan Bacon adalah untuk memisahkan kebenaran agama dari kebenaran ilmiah demi kepentingan sains dan bukannya agama. Dia berkeinginan untuk selalu menjaga sains bersih dan murni dari agama. Semua ini terkemas dalam diktum terkenal Bacon yang pada saat yang sama merupakan penyangkalan terhadap tawhid dan sekaligus sumber dari seluruh kebenaran sains. Dia mengatakan: Tuhan bekerja dalam alam hanya melalui penyebab sekunder.
Kesesatan (fallacy) mendasar ini yang, secara metafisika, sama sekali tidak benar dan sekalipun dengan verifikasi empiriknya yang mengelabui, telah menjadi batu landasan bagi pandangan dunia ilmiah. Terjadilah pergeseran umum minat dari metafisika ke fisika, dari kontemplasi atas Ada (Being) menuju observasi dan analisis fenomena fisik. Paham scientism dengan sebutan filsafat kealaman (natural) menyatakan menggantikan teologi sebagai bentuk tertinggi pengetahuan. Sebagaimana M. Maritain katakan dalam bukunya tentang Thomas Aquinas, apa yang sebenarnya terjadi pada Renaissance ialah bahwa:
“Sains matematis atas dunia cerapan inderawi dan fenomenanya telah mendahului metafisika dan akal manusia mulai menyatakan independensinya dari Tuhan dan Ada (Being).”
Alih-alih merasa puas dengan jenis kebenaran yang konsisten dengan ajaran yang tersingkap secara ilahiah (wahyu), manusia mulai mengingini jenis kebenaran yang memungkinkan mereka mengukur, menimbang dan mengendalikan benda-benda di sekitar mereka. Hal ini, menurut kata-kata Bacon, untuk “memperluas lebih jauh batas-batas kekuasaan dan keagungan manusia.”
“Tuhan” makin lama makin menyusut dan akhirnya tidak lagi ada dalam pemahaman manusia dan menjadi, dalam istilah praktis, tidak relevan. Ini karena bata-batas sebab-musabab peritiwa alam diketepikan tanpa henti sampai akhirnya Dia, dalam padangan dunia ilmiah, semata-mata tidak lebih dari sebuah hipotesis ilmiah yang dapat diidentifikasi dengan mutlak.
Ilmu atau pengetahuan atas dasar wahyu mulai terlihat, kalau tidak sia-sia, paling sedikit tidak ayal lagi menjadi sekunder, dan sering sangat tidak mengenakkan. Sementara pengetahuan ilmiah, yang selama ini dianggap sekadar sebagai tambahan terhadap wahyu, menjadi standar tempat wahyu diuji. Jika fakta ilmiah tampak bertentangan dengan nas wahyu, maka wahyu ditolak demi kepentingan sains.
Pandangan Dualitas
Bersama-sama dengan munculnya ahli filsafat Perancis, Descartes, pemisahan antara agama dan sains oleh Bacon tersebut, antara dunia spiritual dan material, menjadi semakin mengeras dan meluas. Descartes menyatakan adanya dualisme dasar subjek/objek, ruh/materi. Manusia pun terdiri atas jiwa dan raga yang terpisah meskipun bagaimana sepastinya keduanya terhubung tidak pernah dipahamkan sepenuhnya. Manusia, menurut Descartes, merupakan jiwa yang berpikir (a thinking mind) yang terperangkap dalam satu jasad material yang memandang keluar ke sebuah dunia yang tidak dikenal. Descartes dengan tepat dapat disebut sebagai “bapak filsafat modern” karena hampir semua pemikir sesudahnya menjadikan pandangan atas eksistensi yang dirumuskannya sebagai titik awal.
Prestasi lain yang dielu-elukan dari Descartes ialah metode ilmiah yang terkenal itu, yang membentuk secara serupa dan sebangun dan membantu bentuk pandangan ilmiah yang tengah bangkit tentang eksistensi. Cara lama pada dasanya menganggap semua benda diyakini sebagai perwujudan kekuasan kreatif Ilahi. Tetapi titik awal Descartes merupakan skeptisisme lengkap berkenaan baik dengan opini-opini dan kepercayaan yang dicerap maupun data inderawi. Tidak ada yang dianggap benar sampai hal tersebut dibuktikan secara konklusif oleh pengamat sebagai sesuatu yang memang benar. Dia sendiri mengungkapnya:
“Jangan pernah menerima apa pun sebagai benar apa yang belum secara jelas saya ketahui memang benar. . . yang tidak menyusun apa pun lebih dari penilaian penulis yang tersaji pada pikiran yang begitu jelas dan gamblang sehingga menepis segala dasar keraguan.”
Dengan demikian dia membuat dirinya sendiri dan, dengan perluasan, nalar manusia pada umumnya, puncak ke-semaugue-an (ultimate arbiter) tentang apa yang benar atau tidak benar. Apa yang Descartes tinggalkan untuk kita adalah gambaran umat manusa sebagai satu jiwa yang terbungkus dalam satu jasad yang memandang sebagai subjek/pengamat pada sebuah dunia objektif/terpisah yang mengitarinya, yang harus dikendalikan dan melayani dirinya.
Dia mengatakan dalam risalah Discourse on the Method:
“Saya memiliki persepsi adanya kemungkinan untuk sampai pada pengetahuan yang sangat berguna dalam kehidupan. . . untuk menemukan satu pengetahuan praktis tentang gaya dan kerja api, air, bintang-bintang, langit-langit, dan semua jasad lain di sekitar kita. . . kita juga dapat menerapkan cara yang sama terhadap semua cara yang kita ambilpakai dan menyebabkan kita menjadi para penguasa dan pemilik alam.”
Manusia tidak hanya dipandang terpisah dari dunia material di luar dirinya, tapi pada dasarnya [harus dianggap] tidak dapat dipercayai dan semua data yang masuk harus menjalani penelisikan sebelum diakui sebagai layak dipercaya dan benar. Dia betul-betul merupakan ahli filsafat jaman baru sains, yang pada saat yang sama skeptisismenya menggerogoti cerapan inheren tentang pemeliharan Tuhan yang penuh kebaikan yang hadir sampai saat itu. Sehingga dari sebuah situasi ketika jiwa diberi preseden di atas materi kita bergerak bersama dengan Bacon menuju sebuah situasi dengan kebanggaan akan tempat yang diberikan pada materi, dan spiritual mengambil peran latar belakang.
Dengan Descartes, sisi spiritual eksistensi diceraikan dari sisi material dan dilenyapkan sampai jangkauan luar semesta. Keadaan ini merupakan satu langkah pendek menuju kesimpulan berdasar logika, tahap pamungkas proses tersebut, yang akan memisahkannya sama sekali dari kebersamaannya dengan yang spiritual. Posisi ini menemukan pengungkapannya dalam karya ahli filsafat Inggris, Thomas Hobbes.
Dengan kata-katanya sendiri Hobbes menyatakan:
“Semesta ini, yakni, segenap massa benda yang, bersifat jasadi, yakni, tubuh, dan yang memiliki aneka matra, misalnya panjang, lebar dan dalam; juga semua bagian tubuh serupa dengan tubuh, dan mempunyai matra-matra sejenis, dan konsekuensinya semua bagian semesta ini merupakan tubuh, dan apa yang bukan tubuh bukan bagian dari semesta; dan karena semesta ini semuanya, yang bukan merupakan bagian darinya bukan apa-apa alias tidak ada, dan konsekuennya tidak di mana pun.”
Dengan kata lain, apa yang dikatakan Hobbes ialah bahwa yang riel adalah eksistensi material dan apa pun yang bukan eksistensi material tidak riel. Pada faktanya apa yang Hobbes lakukan ialah memberi ekspresi pada apa yang dalam faktanya telah menjadi pandangan dominan tentang eksistensi yakni bahwa yang benar hanyalah yang dapat diverifikasi secara empirik. Keterbatasan cerapan indera manusia dalam kenyataannya menjadi keterbatasan eksistensi. Jika kita tidak dapat menimbangnya atau mengukurnya atau menetapkan waktunya atau dengan cara tertentu mengendalikannya, hal tersebut tidak riel. Hal ini berarti bahwa di masa Hobbes konsep mekanik-materialisme (mechanico-materialism) telah diterima sebagai satu catatan yang lengkap atas realitas.
Pandangan eksistensi ini, sudah pasti, memiliki implikasi-implikasi mendalam atas cara manusia dipersepsi. Dari menjadi seorang tawanan di dalam tubuh, manusia tidak sepenuhnya diidentifikasi melalui tubuh tersebut. Hobbes kembali menulis:
“Pada saat kita mengatakan bahwa ‘seorang manusia merupakan jasad hidup,’ kita maksudkan bukan bahwa ‘manusia’ tersebut merupakan satu hal, ‘jasad hidup’ hal yang lain, dan yang ‘merupakan’ atau ‘adalah’ hal yang ke-tiga; tetapi ‘manusia’ dan ‘jasad hidup’ merupakan hal yang sama.”
Dengan pandangan Hobbes matra spiritual eksistensi apakah pada manusia atau semesta, mikrokosmos atau makrokosmos, sama sekali tidak diakui. Eksistensi dunia spirit telah berhenti.
Hal ini juga mendatangkan implikasi-implikasi mendalam pada bidang sosial dan politik kehidupan manusia. Dalam pandangan lama kewenangan mutlak sinonim dengan Tuhan, dalam pandangan baru kewenangan ada di bumi, yang telah mencapai status mutlak. Status ini mernjadi kewenangan mutlak. Pemerintah, aparatus negara, undang-undang pertanahan menjadi ke-semau-gue-an mutlak perilaku manusia.
Hobbes mencela kemungkinan pengaruh spiritual “dan hal-hal lain yang berfungsi mengurangi ketergantungan subjek pada kekuasaan memerintah negara mereka.” Sehingga alih-alih menjadi hamba sebuah tatanan universal yang penuh kebaikan manusia direduksi dengan identifikasi sebagai subjek kewenangan terbatas waktu yang didikte oleh tempat dia hidup yang mutlak hanya berdasar dugaan kuat

khasiat daun sirih

Digg0 0 8 139
14 Khasiat Daun Sirih Untuk Kesehatan - Sirih merupakan tumbuhan obat yang sangat besar manfaatnya. Ia mengandung zat antiseptik pada seluruh bagiannya. Daunnya banyak digunakan untuk mengobati mimisan, mata merah, keputihan, membuat suara nyaring, dan banyak lagi, termasuk disfungsi ereksi.

Khasiat daun sirih sudah banyak dikenal dan telah teruji secara klinis. Hingga kini, penelitian tentang tanaman ini masih terus dikembangkan. Daun sirih bermanfaat untuk mengobati berbagai penyakit. Berikut ini resep dari Kebun Tanaman Obat Karyasari tentang cara pemanfaatan daun sirih untuk kesehatan.

1. Batuk
Siapkan 15 lembar daun sirih dan tiga gelas air. Cuci bersih daun tersebut dan rebus sampai tersisa menjadi tiga perempat bagian. Minum bersama madu.

2. Bronkitis
Rebus tujuh lembar daun sirih yang telah dicuci bersih bersama sepotong gula batu dalam dua gelas air bersih. Tunggu sampai tersisa menjadi satu gelas. Minum tiga kali sehari masing-masing sepertiga gelas.

3. Menghilangkan bau badan
Ambil lima lembar daun sirih dan rebus dengan dua gelas air. Tunggu sampai tersisa menjadi satu gelas. Minum di siang hari.

4. Luka bakar
Ambil daun sirih secukupnya dan cuci bersih. Peras airnya dan tambahkan sedikit madu. Bubuhkan ke tempat luka bakar.

5. Mimisan
Siapkan satu lembar daun sirih yang agak muda, kemudian memarkan dan gulung. Gunakan untuk menyumbat hidung yang berdarah.

6. Bisul
Ambil daun sirih secukupnya dan cuci bersih. Setelah itu giling sampai halus dan dioleskan pada bisul dan sekelilingnya. Balut dan ganti dua kali sehari.

7. Mata Gatal dan Merah
Sediakan 5-6 daun sirih muda dan segar rebus dengan segelas air sampai mendidih. Tunggu sampai dingin dan gunakan untuk mencuci mata dengan gelas cuci mata tiga kali sehari sampai sembuh.

8. Koreng dan Gatal-Gatal
Rebus 20 lembar daun sirih sampai mendidih. Gunakan air rebusan yang masih hangat untuk membasuh koreng dan gatal.

9. Menghentikan Gusi Berdarah
Rebus empat lembar daun sirih dalam dua gelas air. Gunakan untuk berkumur.

10. Sariawan
Ambil 1-2 lembar daun sirih kemudian cuci bersih. Kunyah sampai lumat dan buang ampasnya setelah selesai.

11. Menghilangkan Bau Mulut
Siapkan 2-4 lembar daun sirih, cuci bersih dan remas. Seduh dengan air panas lalu gunakan untuk berkumur.

12. Jerawat
Ambil 7-10 lembar daun sirih, cuci bersih dan tumbuk halus. Seduh dengan dua gelas air panas. Gunakan air tersebut untuk mencuci muka. Lakukan 2-3 kali sehari.

13. Keputihan
Rebus 10 daun sirih yang telah dicuci bersih dalam 2,5 liter air. Gunakan air rebusan yang masih hangat tersebut untuk mencuci vagina.

14. Mengurangi ASI Berlebih
Ambil beberapa daun sirih, cuci bersih dan olesi dengan minyak kelapa. Kemudian hangatkan di atas api sampai layu. Tempelkan di seputar payudara yang bengkak selagi masih hangat.

Lihat Juga:

Manfaat Bunga Melati

Selain digunakan sebagai hiasan pengantin atau sebagai campuran minum teh, melati juga bermanfaat untuk berbagai keperluan. Kandungan kimia dalam bunga dan daunnya seperti indol, benzyl, livalylacetaat, terbukti efektif untuk:
Menghentikan ASI yang keluar berlebihan
Caranya, ambil satu genggam daun melati, tumbuk halus, kemudian tempelkan di seputar buah dada, setiap pagi sebelum mandi.
Sakit mata
Penyakit mata yang ringan seperti mata merah atau belek karena iritasi, bisa diatasi dengan segenggam daun melati. Caranya, ambil satu genggam daun melati, tumbuk halus, kemudian tempelkan pada dahi. Bila sudah mengering ganti dengan yang baru. Ulangi sampai sembuh.
Bengkak akibat serangan lebah
Caranya, ambil 1 genggam bunga melati, remas-remas sampai halus, kemudian tempelkan pada bagian yang tersengat lebah.
Demam dan sakit kepala
Ambil 1 genggam daun melati dan 10 kuntum bunga melati. Campur semua bahan, remas-remas dengan tangan, kemudian direndam dengan air dalam rantang. Cara menggunakannya, air rendaman ini digunakan untuk kompres dahi.
Demam berdarah.
Rebus 7 lembar daun melati dan 1,25 gram belimbing dalam 250 ml air hingga menjadi 1 gelas air saja. Setelah dingin, saring dan minumkan pada penderita demam berdarah. Lakukan 3 hari berturut-turut dengan dosis 8 gelas per hari.